Showing posts with label Muhasabah. Show all posts
Showing posts with label Muhasabah. Show all posts

Tuesday, 31 January 2012

MAJLIS ILMU BBIM

Assalamualaikum w.b.t

Sabtu yang lalu 28.02.2012, BBIM telah mengadakan satu majlis  yang diberi nama Klinik Keluarga di Auditorium Masjid Putra di Putrajaya yang dibarisi panel-panel jemputan iaitu Ustaz Don Daniyal, Ustazah Isfadiah dan Cik Tuan Shazni yang bertajuk ANAK ASET KE SYURGA ATAU NERAKA
.
Alhamdulillah suami dan anak-anak sanggup bersama-sama saya menghadiri majlis ilmu seperti ini. (sanggup bangun awal sebab majlis bermula seawal 9.00 pagi). 

Satu topik yang amat menarik yang boleh dijadikan panduan oleh saya dah suami. Ramai ibu bapa BBIM yang hadir bersama anak-anak. Riuh rendah jadinya..Majlis bermula dalam pukul 9.30 pagi..suasana yang riuh rendah menjadi sedikit sunyi bila ustaz Don memulakan bicara. Betul kata-kata Ustaz Don bahwa budak-budak ni tak faham bahasa kita, tatkala ustaz membaca ayat-ayat al-quran masing-masing jadi terdiam (mungkin menghayati apa yang dibaca oleh ustaz)

Diawal perbincangan saya dah mula menitiskan airmata (memang sensitive skit orangnya), bukan apa pun, bila video burung murai dimainkan..memang sebak..si suami disebelah pun merah-merah muka menahan sebak..Kakak dan abang terkedu melihat ibu menangis, tapi saya tahu mereka faham kenapa saya menangis.

Banyak topic menarik yang diperkatakan, tak dapat pulak saya menulisnyer disini. Saya nak berkongsi video yang boleh kita jadikan panduan tetapi cuba download tak boleh la pulak..nanti ada masa saya cuba buat lagi.

Majlis berakhir pada pukul 1.00 tengahari.

P/S : Terima kasih kepada suami dan anak-anak kerna sudi bersama-sama Ibu ke majlis ilmu yang jarang-jarang sekali kita ikuti.  Bila dengar apa yang dibicarakan oleh para panel jemputan, tertanya-tanya hati ibu, betulkah didikan / asuhan yang telah ibu berikan kepada kalian?  Sesungguhnya membesarkan 4 orang cahayamata memerlukan kesabaran yang bukan sedikit.  Melayan karenah kalian yang bermacam-macam ragam kadang-kadang sangat mencabar.  Bagaimanapun Ibu masih bersyukur ke hadrat Allah s.w.t kerana anak-anak ibu masih boleh dikawal, masih mendengar kata dan anak ibu adalah anak-anak yang baik.  Ibu sentiasa berdoa semoga hidup kalian sentiasa dirahmati, semoga kalian menjadi anak yang soleh dan solehah, Berjaya di dunia dan juga akhirat.

Ameen.

Monday, 30 January 2012

SEKADAR RENUNGAN

Assalamualaikum,




Kisah yang boleh kita kongsi dan juga sebagai renungan kita bersama.  Apabila kematian yang melibat selebriti, seluruh saluran  tv akan menyiarkan secara besar-besaran, jika melibatkan para alim ulama hanya segelintir sahaja yang menyiarkan itupun seperti sekadar melepaskan batuk di tangga.



Sedih.. Itulah yang saya rasakan ketika melihat tayangan pemakaman the King of Pop, Michael Jackson yang begitu gegap gempita di kaca TV kita sepanjang hari kemarin. Beberapa stesen  tv  menayangkan tayangan eksklusif secara langsung dari AS acara penghormatan terakhir bagi si Raja Musik Pop sampai pagi ! Dan entah berapa juta mata masyarakat dunia yang rela menahan mengantuk demi menyaksikan acara itu.

Saya sedih, bukan kerana kematian MJ yang dipuja jutaan orang di dunia. Tapi saya sedih, karena pada saat yang sama, berlangsung pemakaman seorang muslimah yang Insya Allah menjadi seorang syahidah karena mempertahankan jilbabnya. Marwa Al-Sharbini, seorang ibu satu anak yang sedang mengandung tiga bulan, wafat akibat ditikam sebanyak 18 kali oleh seorang pemuda Jerman keturunan Rusia yang anti-Islam dan anti-Muslim. Tapi berita ini sama sekali tidak disiarkan di negara yang majority penduduknya Muslim, bahkan mungkin, tak banyak dari kita yang tahu akan peristiwa yang menimpa Marwa.

Ribuan orang di Mesir yang mengantar jenazah Marwa ke tempat peristirahatannya yang terakhir, memang tidak sebanyak orang yang menangisi kepergian Michael Jackson. Marwa hanya seorang ibu dan bukan superstar seperti MJ. Tapi kepergian Marwa adalah lambang jihad seorang muslim. Marwa mempertahankan harga dirinya sebagai seorang Muslimah yang mematuhi ajaran agamanya meski untuk itu ia kehilangan nyawanya.

Marwa ditikam di ruang sidang kota Dresden, Jerman saat akan memberikan kesaksian atas kasusnya. Ia mengadukan sorang pemuda Jerman bernama Alex W yang kerap menyebutnya “teroris” hanya karena ia mengenakan jilbab. Dalam suatu kesempatan, pemuda itu  pernah menyerang Marwa dan berusaha melepas jilbab Muslimah asal Mesir itu. Di persidangan itulah, Alex kembali menyerang Marwa, kali ini ia menikam Marwa berkali-kali. Suami Marwa yang berusaha melindungi isterinya, malah terkena tembakan kaparat keamanan pengadilan yang berdalih tak sengaja menembak suami Marwa yang kini dalam kritial  di rumah sakit Dresden.

Peristiwa ini sepi dari pemberitaan di media massa Jerman dan mungkin dari pemberitaan media massa asing dunia karena yang menjadi korban adalah seorang muslimah yang dibunuh oleh orang Barat yang anti-Islam dan anti-Muslim. Situasinya mungkin akan berbeda jika yang menjadi korban adalah satu orang Jerman atau orang Barat yang dibunuh oleh seorang ektrimis Islam. Beritanya dipastikan akan gempar di seluruh dunia.
Tak ada berita pemakaman syahidah Marwa Al-Sharbini yang mendapat sebutan “Pahlwan Jilbab”. Tak ada protes dunia Islam atas kematiannya. Tak ada tangis kaum muslimin dunia untuknya. Tapi tak mengapa Marwa … karena engkau akan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisiNya. Seiring doa dari orang-orang yang mencintaimu. Selamat jalan saudariku, maafkan kami jika kurang peduli …

Alfatihah………





Monday, 17 October 2011

Betapa Berharganya Seorang Wanita




Ketika Tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,"Mengapa begitu lama engkau menciptakan wanita, Tuhan???"

Tuhan menjawab,"Sudahkah engkau melihat setiap detail yang telah aku ciptakan untuk wanita?" Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan kerisauan, dan semua itu hanya dengan dua tangan".

Malaikat menjawab dan takjub,"Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!

Tuhan menjawab,"Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan boleh bekerja 18 jam sehari".

Malaikat mendekati dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,"Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?"

Tuhan menjawab,"Itu tidak seperti apa yang kau bayangkan, itu adalah air mata."

"Untuk apa???", tanya malaikat.

Tuhan melanjutkan,"Air mata adalah salah satu cara dia menunjukkan kegembiraan,kerisauan,cinta,kesepian, penderitaan,dan kebanggaan,serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona lelaki,ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki oleh wanita.

Dia dapat mengatasi beban lebih baik dari lelaki,dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri,dia mampu tersenyum ketika hatinya menjerit kesedihan,mampu menyanyi ketika menangis, menangis saat terharu,bahkan tertawa ketika ketakutan.

Dia berkorban demi orang yang dicintainya,dia mampu berdiri melawan ketidakadilan,dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang,dia gembira dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia,dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran.

Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian,tapi dia mampu mengatasinya.Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Allah S.W.T berfirman:

"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan."

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya. "

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh."

"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya."

"Aku memberinya kekuatan untuk menyokong suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya."

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu."

"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan."

"Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya,sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada."

"CINTANYA TANPA SYARAT. HANYA ADA SATU YANG KURANG DARI WANITA,DIA SELALU LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA..."

Wallahu'alam..............